“Perspektif Bodoh II” – Nosstress

"Perspektif Bodoh II" – Nosstress

Nosstress, trio folk asal Bali kembali hadir dengan karya-karya teranyar yang dikemas dalam sebuah album berjudul “Perspektif Bodoh II”. Perayaan rilisnya akan digelar Jumat (22/8) di Taman Baca Kesiman Jalan Sedap Malam Selatan Nomor 234. Sebelumnya band yang diawaki oleh Man Angga (Gitar/vocal), Cok Gus (Cajoon/Harmonika/Pianika) dan Kupit (Gitar Vokal) ini sukses mewarnai kancah musik Indonesia lewat tembang-tembangnya yang terangkum di album perdana “Perpspektif Bodoh” yang dirilis pada medio Oktober 2011.

“Perspektif Bodoh II” terdiri dari 10 lagu, dan di album teranyar ini Nosstress kian segar, dan cerdas meracik musik dan lirik. Konsisten di jalur akustik selama bertahun-tahun, Nosstress kian matang di “Perspektif Bodoh II” dengan cita rasa folk yang begitu kuat melekat. Kolaborasi apik pada gitar, cajoon, maupun gitarlele, kencrung, jimbe hingga harmonika mampu memenuhi ruang sepuluh track yang disajikan.

Selain variasi instrumen yang lebih kaya dibandingkan dengan album sebelumnya, Nosstress juga berkolaborasi dengan lebih banyak musisi dalam “Perspektif Bodoh II”. Musisi blues Made Mawut dan Sanjay, gitaris rock band The Kantin sekaligus personel duo folk Pygmy Marmoset turut digandeng mengisi 2 track dalam album ini.

Beberapa lagu sudah familiar di telinga pengunjung setia gig Nosstress, seperti “Tanam Saja” dan “Ini Judulnya Belakangan” yang sudah dirilis sebelumnya lewat jalur digital. Eksperimen lain yang cukup berani dilakukan Nosstress pada album kedua ini juga muncul di track ketiga, yaitu “Lagu Semut”. Perpaduan akustik accapela ala Nosstress membuat lagu berdurasi pendek ini terdengar lucu. Tapi jangan tertipu dengan suara-suara lucu yang mereka buat, karena lirik lagu ini sarat akan pesan. Simak reff-nya: “Ku tak ingin semua milikmu, hanya sedikit sisa rotimu. Ruang ini sungguh besar, mampukah kita berbagi kawan. Bolehkah hidup berdampingan kawan?”.

“Pegang Tanganku” dipilih oleh Nosstress menjadi lagu andalan dalam album ini. Mengingatkan bahwa hidup tak hanya indah dan senang, tanpa berusaha menggurui dengan lirik yang pretensius. Kesederhanaan memang selalu menjadi ciri khas Nosstress. Seperti yang diutarakan Angga, “Karena kadang kita bisa menemui inti masalah dengan memandang secara sederhana. Jadi perspektif bodoh itu maunya memandang secara sederhana, bukan secara naif.”

Album “Perspektif Bodoh II” bisa didapatkan melalui www.nosstress.com mulai hari Senin, 24 Agustus 2014.

  • ariyansyah

    keren banget nih lagu